Singaraja — Semangat kewirausahaan kembali bergelora di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (FE Undiksha). Setelah sukses dengan Entrepeneur Camp Season 2025 dengan menggandeng FEB Universitas Negeri Semarang, FE Undiksha menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi muda yang tidak sekadar memahami teori ekonomi, tetapi mampu mengimplementasikannya dalam bentuk usaha nyata yang berdaya saing melalui program unggulan Entrepreneur Camp Season 2026. Program ini dilaksanakan secara hybrid mulai 17 April hingga 10 Juni 2026, menjadikannya salah satu program kewirausahaan terpanjang dan paling komprehensif yang pernah diselenggarakan oleh fakultas ini.
Keistimewaan Entrepreneur Camp Season 2026 tidak hanya terletak pada format pelaksanaannya yang inovatif, tetapi juga pada perluasan jaringan kemitraan antarperguruan tinggi. Untuk season kali ini, FE Undiksha berkolaborasi dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Argopuro Jember sebagai co-host. Kolaborasi ini mencerminkan semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman antarkampus dalam mendorong ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang lebih luas, melampaui batas geografis dan institusional. Sinergi antara FE Undiksha dengan yang memiliki basis keilmuan ekonomi dan bisnis dengan FKIP Universitas PGRI Argopuro yang berpengalaman dalam pengembangan karakter dan pendidikan, menghasilkan pendekatan pembinaan wirausaha yang holistik. Mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis berbisnis, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan mentalitas tangguh yang menjadi fondasi seorang wirausahawan sejati.
Selama hampir dua bulan, yakni dari 17 April hingga awal Juni 2026, peserta Entrepreneur Camp mengikuti serangkaian sesi daring yang dirancang secara terstruktur dan progresif. Dalam sesi-sesi tersebut, mahasiswa mendapatkan materi mendalam seputar kewirausahaan mulai dari identifikasi peluang usaha, penyusunan rencana bisnis, strategi pemasaran, hingga manajemen keuangan usaha rintisan. Selain pemaparan materi, peserta juga mendapatkan sesi mentoring intensif bersama para expert dan praktisi dari kedua kampus yang berbagi pengalaman nyata di dunia usaha. Format hybrid yang dipilih terbukti efektif menjawab tantangan keterbatasan jarak antara kedua kampus yang berbeda pulau. Interaksi daring yang berlangsung secara reguler berhasil membangun kedekatan antarpeserta sekaligus memperluas wawasan mereka melalui perspektif yang beragam. Seluruh hasil pembelajaran dan rancangan usaha yang disusun selama sesi daring kemudian diseminasikan secara langsung pada acara puncak.
Rangkaian panjang Entrepreneur Camp Season 2026 mencapai puncaknya pada Selasa, 10 Juni 2026, yang digelar secara luring di kampus FE Undiksha, Singaraja. Suasana penuh semangat dan kebanggaan mewarnai acara puncak ini, yang dihadiri oleh jajaran pimpinan FE Undiksha, pimpinan Universitas PGRI Argopuro Jember, para expert pendamping, serta seluruh peserta program. Acara pembukaan berlangsung khidmat namun penuh energi. Dr. Ismul Mauludin Al Habib selaku Wakil Rektor I Universitas PGRI Argopuro Jember menyampaikan apresiasi yang tulus atas penyelenggaraan Entrepreneur Camp 2026 secara keseluruhan. Dalam sambutannya, ia menyoroti betapa pentingnya program semacam ini dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia usaha yang terus berkembang. Ia juga menyatakan harapannya agar hasil diseminasi yang telah disusun dan dipresentasikan oleh para peserta tidak berhenti di ruang seminar, melainkan benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan. Lebih jauh, ia mendorong para peserta untuk memberanikan diri mengikuti berbagai kompetisi bisnis antarperguruan tinggi sebagai ajang pengujian dan pengasahan kemampuan wirausaha mereka.
Dekan FE Undiksha, Prof. Dr. Gede Adi Yuniarta, SE., M.Si., Ak., memberikan sambutan yang inspiratif dan menggugah semangat peserta. Ia menegaskan bahwa kewirausahaan bukan sekadar salah satu mata kuliah atau program tambahan, melainkan merupakan puncak dari kompleksitas implementasi keilmuan ekonomi itu sendiri. Menurutnya, memahami teori ekonomi saja tidak cukup — seorang mahasiswa ekonomi sejati harus mampu membuktikan pemahaman tersebut melalui langkah-langkah konkret di lapangan. “Entrepreneur sebagai kompleksitas tertinggi dalam implementasi keilmuan ekonomi harus dibuktikan dengan langkah nyata — mengkaji, merumuskan, menghitung, dan mengimplementasikan rencana usaha yang dijalankan,” ujar Prof. Adi dengan penuh penekanan.
Ia juga menyentuh realitas yang kerap menjadi tantangan bagi para wirausahawan pemula. Kemampuan memproduksi barang atau menciptakan produk, menurutnya, bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan seorang wirausahawan. Justru kemampuan memasarkan, menjual, dan pada akhirnya memperoleh keuntungan dari produk tersebutlah yang membedakan seorang wirausahawan dari sekadar produsen. “Banyak orang bisa menghasilkan barang dan membuat produk, tetapi tidak semua mampu menjual dan memperoleh keuntungan dari produk tersebut,” tegasnya, mengingatkan para peserta bahwa jiwa wirausaha sejati terletak pada kemampuan menciptakan nilai sekaligus meraih keberlanjutan usaha.
Salah satu momen paling dinantikan dalam acara puncak adalah sesi diseminasi, di mana setiap peserta mempresentasikan rancangan usaha yang telah mereka kembangkan selama program berlangsung. Pada sesi ini, masing-masing peserta didampingi oleh expert dari kampusnya masing-masing, baik dari FE Undiksha maupun dari Universitas PGRI Argopuro Jember. Pendampingan ini memastikan bahwa setiap rancangan usaha mendapatkan umpan balik yang konstruktif dan terarah, sehingga dapat disempurnakan untuk implementasi nyata di kemudian hari. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan puncak dengan antusiasme yang sangat tinggi. Interaksi yang hidup antara peserta, mentor, dan pimpinan kedua institusi menciptakan atmosfer kolaboratif yang memotivasi. Para peserta mengungkapkan harapan mereka agar program Entrepreneur Camp dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang, dengan cakupan kolaborasi dan tema yang semakin beragam.
Entrepreneur Camp Season 2026 sekali lagi membuktikan bahwa FE Undiksha serius dalam mewujudkan visi mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teknis, tetapi juga diasah mentalitas, ketangguhan, dan kreativitasnya sebagai bekal menghadapi dinamika dunia usaha yang penuh tantangan dan peluang.
Kolaborasi yang terjalin dengan Universitas PGRI Argopuro Jember diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang dapat terus diperkuat, baik melalui program serupa maupun melalui berbagai inisiatif akademik dan kewirausahaan lainnya. Keduanya berbagi satu keyakinan: bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada kemampuan dan keberanian generasi muda untuk membangun usaha, menciptakan nilai, dan berkontribusi nyata bagi perekonomian.
































