Denpasar/Bali — Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (FE Undiksha) mencatatkan prestasi membanggakan dengan didapuk sebagai tuan rumah The 2nd Sustainable Community Service 2026, sebuah kegiatan pengabdian masyarakat berskala internasional yang berlangsung di Bali pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Ajang ini berhasil menyedot perhatian dunia akademik global, dengan diikuti oleh sekitar 160 peserta yang datang dari berbagai penjuru dunia, mulai dari Inggris, Prancis, Malaysia, Filipina, Vietnam, Arab Saudi, hingga tuan rumah Indonesia sendiri.
Kegiatan bergengsi ini merupakan buah dari kolaborasi erat sejumlah perguruan tinggi ternama, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya adalah Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Negeri Jakarta, Universitas PGRI Semarang, Universitas PGRI Yogyakarta, Universiti Malaysia Sarawak, SUMS Consulting International of Reading Enterprise Center (Inggris), University of Management and Technology/UMT (Vietnam), The University of the Immaculate Conception/UIC (Filipina), serta CESI École d’Ingénieurs (Prancis). Sinergi lintas negara ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong pengabdian masyarakat yang berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dan lintas budaya.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan seremoni pembukaan resmi yang digelar penuh khidmat di Sheraton Ballroom Hotel Bali. Dalam momen istimewa tersebut, sambutan Rektor Universitas Pendidikan Ganesha dibacakan oleh Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi, Dr. I Putu Gede Diatmika, S.E., M.Si., Ak.
Dalam sambutannya, Dr. Diatmika menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini serta menaruh harapan besar agar kolaborasi antarperguruan tinggi penyelenggara dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat. Ia menekankan pentingnya peningkatan implementasi kerja sama tersebut, tidak hanya pada aspek pengabdian masyarakat, tetapi juga pada dua pilar Tridharma Perguruan Tinggi lainnya, yakni pendidikan dan penelitian. Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Pimpinan Seluruh Perguruan Tinggi Penyelenggara, Direktur Utama Jasa Raharja dan Perwakilan Badan Pengelola Keuangan Haji Indonesia selaku pihak sponsor, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar.
Semangat kolaborasi internasional semakin terasa saat sesi presentasi panel digelar. Sejumlah pembicara perwakilan dari masing-masing institusi mitra tampil menyampaikan gagasan dan hasil kajian mereka melalui makalah yang dipresentasikan secara bergantian, memperlihatkan keragaman perspektif dari berbagai negara dalam memandang isu pengabdian masyarakat berkelanjutan.
Tak hanya diisi dengan diskusi akademik, hari pertama kegiatan juga menghadirkan sesi Strategic Partner Insight yang menghadirkan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Indonesia sebagai narasumber. Sesi ini memberikan wawasan strategis mengenai pengelolaan keuangan haji kepada seluruh peserta dari berbagai negara, sekaligus memperkaya perspektif internasional tentang praktik pengelolaan dana publik di Indonesia.
Terselenggaranya The 2nd Sustainable Community Service 2026 ini semakin mengukuhkan posisi FE Undiksha di kancah kerja sama akademik internasional, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen fakultas dalam mendorong pengabdian masyarakat yang berdampak luas dan berkelanjutan melalui jejaring lintas negara. (***)










